Tuesday, July 22, 2014

Mobil Berbahan Bakar Hidrogen


Dengan makin terbatasnya bahan bakar fosil yang ada di alam, kita harus mencari bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan efisien. Banyak generasi muda kita yang berinovasi untuk mencari bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil, salah satu contoh dari energi alternatif tersebut adalah penggunaan hidrogen sebagai sumber tenaga untuk menggerakan mobil.


Toyota sebagai salah satu perusahaan otomotif besar di dunia mulai melirik teknologi tersebut dengan meluncurkan Toyota FCV. Sekitar tahun 2015 mobil ini akan di luncurkan di Jepang dan Amerika Serikat dengan banderol di kisaran US$ 100.000 atau setara Rp 1,2 miliar. 


Kenapa kita harus menggunakan bahan bakar hidrogen?


Nah, sekarang ayo kita bahas tentang keuntungan dari bahan bakar hidrogen ini. Hidrogen tidak terdapat bebas di alam dalam jumlah yang berguna, tetapi diproduksi dalam beberapa cara. Hidrogen bisa dibuat dari gas alam atau dapat dibuat dengan mengalirkan aliran listrik pada air. Ketika hidrogen dibakar, satu-satunya emisi yang dibuat adalah uap air, sehingga keuntungan utama hidrogen adalah bahwa ketika dibakar, karbon dioksida (CO2) tidak diproduksi. Jelas, hidrogen lebih kecil dari polutan di udara karena menghilangkan sedikit polusi tail pipe. Hidrogen memiliki potensi untuk menjalankan mesin sel bahan bakar dengan efisiensi yang lebih besar melalui mesin pembakaran internal. Jumlah yang sama hidrogen akan menghabiskan sel bahan bakar setidaknya dua kali sejauh mobil berjalan pada bensin.



Dibalik keuntungan pasti ada kerugian.


Ciptaan manusia tak pernah sempurna. Yup, sudah jelas dibalik sebuah kelebihan pasti ada kekurangannya. Saat ini, masih membutuhkan cukup banyak uang untuk menjalankan kendaraan hidrogen karena dibutuhkan energi yang besar untuk mencairkan bahan bakar. Mengisi mobil dengan gas hidrogen yang terkompresi mungkin akan terbukti lebih praktis. Penelitian menunjukkan bahwa mobil bisa menyimpan hidrogen dalam tangki bertekanan tinggi seperti yang digunakan untuk gas alam terkompresi. Ini akan perlu dikemas erat ke tangki mobil untuk menghindari perjalanan yang tak terhitung jumlahnya ke stasiun pengisian setiap beberapa mil.
Wow sangat ramah bukan? Namun sayangnya harga mobil berbahan bakar hidrogen yang ada saat ini masih sangat jauh dari rata- rata budget orang Indonesia. Jadi mari kita tunggu hasil karya anak bangsa agar harga mobil yang ramah lingkungan ini bisa lebih terjangkau.

3 comments:

Auto Scroll Stop Scroll