
Dengan
makin terbatasnya bahan bakar fosil yang ada di alam, kita harus
mencari bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan efisien. Banyak
generasi muda kita yang berinovasi untuk mencari bahan bakar alternatif
pengganti bahan bakar fosil, salah satu contoh dari energi alternatif
tersebut adalah penggunaan hidrogen sebagai sumber tenaga untuk menggerakan mobil.
Toyota
sebagai salah satu perusahaan otomotif besar di dunia mulai melirik
teknologi tersebut dengan meluncurkan Toyota FCV. Sekitar tahun 2015
mobil ini akan di luncurkan di Jepang dan Amerika Serikat dengan banderol di kisaran US$ 100.000 atau setara Rp 1,2 miliar.
Kenapa kita harus menggunakan bahan bakar hidrogen?
Nah, sekarang
ayo kita bahas tentang keuntungan dari bahan bakar hidrogen ini.
Hidrogen tidak terdapat bebas di alam dalam jumlah yang berguna, tetapi
diproduksi dalam beberapa cara. Hidrogen bisa dibuat dari gas alam atau
dapat dibuat dengan mengalirkan aliran listrik pada air. Ketika hidrogen
dibakar, satu-satunya emisi yang dibuat adalah uap air, sehingga
keuntungan utama hidrogen adalah bahwa ketika dibakar, karbon dioksida
(CO2) tidak diproduksi. Jelas, hidrogen lebih kecil dari polutan di
udara karena menghilangkan sedikit polusi tail pipe.
Hidrogen memiliki potensi untuk menjalankan mesin sel bahan bakar
dengan efisiensi yang lebih besar melalui mesin pembakaran internal.
Jumlah yang sama hidrogen akan menghabiskan sel bahan bakar setidaknya
dua kali sejauh mobil berjalan pada bensin.
Dibalik keuntungan pasti ada kerugian.
Ciptaan manusia tak pernah sempurna. Yup, sudah
jelas dibalik sebuah kelebihan pasti ada kekurangannya. Saat ini, masih
membutuhkan cukup banyak uang untuk menjalankan kendaraan hidrogen
karena dibutuhkan energi yang besar untuk mencairkan bahan bakar.
Mengisi mobil dengan gas hidrogen yang terkompresi mungkin
akan terbukti lebih praktis. Penelitian menunjukkan bahwa mobil bisa
menyimpan hidrogen dalam tangki bertekanan tinggi seperti yang digunakan
untuk gas alam terkompresi. Ini akan perlu dikemas erat ke tangki mobil
untuk menghindari perjalanan yang tak terhitung jumlahnya ke stasiun
pengisian setiap beberapa mil.
Wow sangat ramah
bukan? Namun sayangnya harga mobil berbahan bakar hidrogen yang ada saat
ini masih sangat jauh dari rata- rata budget orang Indonesia. Jadi mari
kita tunggu hasil karya anak bangsa agar harga mobil yang ramah
lingkungan ini bisa lebih terjangkau.

About Me
:a
:b
:c
:d
:e
:f
:g
:h
:i
:j
:k
:l
:m
:n
:o
:p
:q
:r
:s
:t
test
ReplyDelete:a :b :c :d :e :f :g :h :i :j :k :l :m :o :p :q :r :s : t
ReplyDelete:k
Delete